Selain tarian dan serial telenovelanya, makanan khas Amerika Latin ternyata termasuk mampu jadi kekuatan tarik tersendiri dari kawasan paling Selatan Benua Amerika tersebut. Beberapa makanan apalagi memiliki kesamaan bersama dengan jajanan di Indonesia.
Tidak cuma makanan manis saja, banyak termasuk makanan bersama dengan cita rasa gurih yang dapat Anda temukan dari kawasan tersebut. Bagi yang belum dulu mencoba, tentu makan-makanan berikut mampu berikan pengalaman baru untuk lidahnya.
Jika dibandingkan bersama dengan pizza, kebab, atau jajanan tenar lain, sebetulnya jajanan Amerika Latin tetap kalah populer. Untuk mengetahui makanan apa saja yang bersal dari Amerika Latin, mari lihat bersama dengan pembahasan berikut!
Makanan Khas Amerika Latin yang Wajib Dicoba
Dari sekian banyak makanan yang berasal dari negara-negara Amerika Latin layaknya Peru, Brazil, Argentina, sampai Meksiko, tersedia beberapa yang layak untuk dicoba. Jika Anda belum dulu merasakan sebelumnya, daftar makan berikut perlu dicoba:
1. Empanada (Argentina)
Sebagai orang Indonesia, tentu kita sudah mengetahui satu makanan bernama pastel bukan? Ternyata makanan ini terlampau mirip bersama dengan Empanadas dari Argentina, yakni bersifat adonan pastry yang dilipat dan diberi isi.
Isiannya mampu bersifat tumisan wortel, daging, sampai bawang. Makanan ini mulanya dibawa oleh bangsa Portugis dan Spanyol sampai ke negara jajahannya di Amerika Latin. Meski akhirnya, empenada termasuk dikenal di Indonesia sebagai pastel.
2. Picarones (Peru)
Makanan khas Amerika Latin seterusnya berasal dari Peru bernama Picarones. Dengan bentuk layaknya kue cucur, kudapan manis ini terbuat dari campuran tepung, ubi, labu, ragi, dan gula yang kemudian digoreng.
Setelah masak, Picarones dapat di sediakan saus manis bernama Chancaca. Saus ini terbuat dari rebusan tebu yang dimasak sampai teksturnya kental. Sebagai aroma dapat ditambahkan termasuk kayu manis dan kulit jeruk.
3. Tequenos (Venezuela)
Lagi-lagi terkandung makanan khas Amerika Latin yang memiliki bentuk layaknya makanan Indonesia. Ya, kudapan dari Venezuela ini terlampau mirip bersama dengan olahan pisang asal Indonesia, molen. Hanya saja, Tequenos diisi bersama dengan stick keju dan bukan pisang.
Untuk menghidangkannya diperlukan saus jambu yang dibuat bersama dengan cara dijus. Jus berikut lantas dicampur bersama dengan cuka putih dan sedikit air. Perpaduan Tequenos dan saus jambunya dapat jadi pengalaman unik pas kita mencicipinya.
4. Yuca al Mojo (Kuba, Brazil)
Yuca al Mojo merupakan olahan singkong bersifat singkong rebus bersama dengan bumbu dari bawang bombai dan bawang putih. Perpaduan berikut menghasilkan rasa gurih dan tekstur lembut dari singkong rebus itu sendiri.
Asal makanan ini adalah dari Kuba dan Brazil. Di kedua negara tersebut, Yuca al Mojo kebanyakan di sediakan sebagai pendamping steak. Hal ini berlainan bersama dengan di Indonesia yang cuma menjadikan singkong rebus sebagai camilan biasa saja.
5. Coxinha (Brazil)
Jika perlu diasosiasikan bersama dengan masakan Indonesia, coxinha mampu dikatakan mirip bersama dengan kroket. Cara membuatnya adalah bersama dengan menghaluskan kentang, membentuknya jadi bulat, dan mengisinya bersama dengan daging.
Sebelum digoreng, olahan berikut dilumuri bersama dengan tepung panir. Untuk isiannya sendiri adalah daging ayam, bawang, paprika, dan krim keju. Dari bahan-bahan tersebut, mengetahui beberapa perbedaan pada makanan khas Amerika Latin ini bersama dengan kroket.
6. Arepas (Venezuela)
Makanan kas Amerika Latin seterusnya lagi berasal dari Venezuela. Meski begitu, hidangan ini termasuk tetap mampu Anda temui di Kolombia. Arepas sendiri merupakan tepung jagung giling yang dicampur air hangat dan membentuk adonan.
Untuk memperkaya rasanya, maka keju mozarella dapat ditambahkan. Untuk melengkapi hidangan ini, kebanyakan dapat ditambahkan saus hijau yang biasa disebut bersama dengan green mojo atau criollo sauce.
7. Tamales (Amerika Tengah)
Tamales merupakan makanan khas Amerika Latin, tepatnya di kawasan Amerika Tengah. Jika dicermati sekilas, tekstur kudapan ini sebetulnya layaknya lepet. Bahan pembungkusnya termasuk sama, yakni dari kulit jagung.
Dari cita rasanya, tamales lebih mengarah ke rasa gurih. Adapun bahan-bahan pembuatannya meliputi tepung jagung giling dicampur bersama dengan lemak babi (lard), dan daging babi atau sapi yang sudah dimasak.
8. Bunuelos (Meksiko)
Jika Anda dulu singgah ke Meksiko di pas Natal, salah satu makanan yang jadi hidangan adalah Bunuelos. Bentuknya tipis, terbuat dari bahan-bahan layaknya tepung, telur, baking powder, garam dan susu.
Untuk rasanya sendiri terlampau kuat sentuhan kayu manisnya, sedikit gula termasuk perlu ditambahkan untuk membuatnya semakin sempurna. Saat digigit teksturnya dapat merasa renyah, mirip bersama dengan kembang goyang khas Indonesia.
9. Coquito (Puerto Rico)
Bagi warga Puerto Rico, Coquito adalah hidangan perlu di pas Natal datang. Hidangan ini memiliki memadai https://selaparangtv.com/ banyak bahan pembuatnya layaknya susu, susu kental manis, krim kelapa, rum, kayu manis, pala dan cengkeh.
Karena mempunyai kandungan alkohol, minuman ini dapat diganti bersama dengan coklat, nanas, atau jambu biji supaya anak-anak termasuk mampu meminumnya. Bagi warga Puerto Rico, momen Natal dapat merasa kurang tanpa makanan khas Amerika Latin ini.
10. Elote (Meksiko)
Jika di Indonesia cara nikmati jagung bakar cuma sebatas mengolesinya bersama dengan mentega dan membakarnya, warga Meksiko memiliki cara memasaknya sendiri. Hal inilah yang sebabkan Elote menarik sebagai penganan.
Untuk membuatnya, kita perlu memanggang jagung lebih-lebih dahulu di di dalam oven atau mengukusnya. Setelah itu, jagung dioles mentega dan dibakar atau dipanggang di atas teflon. Sementara topingnya adalah krim keju, kelapa parut, dan cabai bubuk.
11. Pe’de Moleque
Di Jawa Tengah, kemungkinan Anda dapat terlampau enteng menemukan penganan bernama ampyang kacang yang dipadatkan bersama dengan gula jawa merah. Makan yang hampir mirip termasuk mampu ditemukan di Brazil.
Akan tetapi, bukan gula jawa merah yang digunakan untuk memadatkan kacang. Pe’de Moleque manfaatkan bahan-bahan layaknya mentega, sirup jagung, ekstrak vanila, gula putih, dan baking soda untuk membuatnya.
12. Taco (Meksiko)
Taco adalah hidangan andalan di restoran cepat saji, tepatnya di kawasan Meksiko. Melihatnya dapat mengingatkan kita pada penganan tenar khas Turki, yakni kebab. Bahan pembungkusnya terbuat dari tortilla gandum.
Sementara isinya terdiri dari daging, selada, tomat, potongan alpukat, bawang dan termasuk keju. Beberapa bahan yang membuatnya jadi makanan khas Amerika Latin adalah saus salsa dan taburan ladanya.
13. Burrito (Meksiko)
Burrito merupakan makanan khas Amerika Latin yang termasuk merupakan perpaduan pada Meksiko dan Amerika. Untuk bentuknya sendiri terlampau mirip bersama dengan Taco, tetapi berlainan dari cara membungkusnya.
Untuk Taco, isiannya dapat dibungkus bersama dengan bentuk kerucut. Sedangkan Burrito dibungkus bersama dengan bentuk menyerupai tabung atau lebih tepatnya digulung. Makanan memuat sayur-sayuran atau kacang tumbuk ini sering dijadikan menu pembuka.
14. Chocotorta (Argentina)
Terakhir, tersedia makanan khas Amerika Latin bernama chocotorta. Penganan yang didominasi rasa coklat ini berasal dari Argentina dan sudah memadai tenar di kawasan tersebut. Bagi penggemar coklat, hidangan ini perlu dicoba.
Biasanya, chocotorta dapat di sediakan paling akhir sebagai penutup. Rasa kue khas Argentina dapat berpadu bersama dengan manisnya coklat sebabkan chocotirta serasa nikmat. Bahan pembuatnya sendiri terdiri dari biskuit, susu, dan coklat.
Jika dicermati lebih dekat, ternyata tersedia beberapa makanan di Indonesia yang memiliki kemiripan bersama dengan penganan dari mancanegara. Beberapa di antaranya singgah dari makanan khas Amerika Latin yang terdiri dari beragam cita rasa.
Baca Juga : Empanada: Kuliner Lezat dari Amerika Latin yang Menggoda Selera